Tulisan/buku berbahasa indonesia tentang budaya bebas (free culture) masih sangat susah didapatkan hal inilah yg menyebabkan “budaya bebas” di indonesia hanya menjadi sesuatu yg selalu berbupar di seputaran aktifitas ber-internet padahal budaya bebas telah merambah jauh ke kehidupan sehari ini, bahkan yg lebih parahnya lagi di internet pun para pengguna biasanya hanya mengambil tanpa pernah ikut serta mengembangkan atau paling tidak ikut memberi.
Keberadaan buku free culture karya Lawrence Lessig hasil kerja teman-teman di kunci adalah sesuatu yg sangat berarti ditengah kurangnya referensi terkait dengan “budaya bebas”. Keberadaan buku ini juga dapat memicu perdebatan di dunia akademis  indonesia yg selama ini absen dalam pembicaraan terkait dengan “budaya bebas” dimana hal ini bisa menjadi kritik berarti bagi perundang-undangan terkait hak cipta.

ebook Free Culture karya Lawrence Lessig bisa di-download di sini/website kunci

Iklan