Kemarin saya dibantu sama teman menginstall slackware 13 di mesin saya yang didalamnya sudah ada debian lenny. Dalam aturan setandar, jika kita mengikuti proses instalasi slackware langkah demi langkah maka pada akhirnya akan dilakukan proses instalasi lilo slackware di mbr dan itu berarti akan menghapus grub debian yang sudah lebih dulu nongkrong di mbr mesin saya. Awalnya saya sedikit panik namun setelah di pikir-pikir, kayaknya nanti grub debian pasti bisa dibalikin. Maka dalam proses instalasi saya biarkan saja lilo slackware terinstal.
Dan hasilnya grub debian saya sukses terhapus, namun pada lilo tetap ada pilihan untuk masuk ke debian 😦

Setelah baca-baca hasil pencarian di google, akhirnya saya pun mencoba mengembalikan grub debian saya.

Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut :

1. Masuk ke slackware

2. Copy file imange kernel slackware (vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp) yang ada di folder /boot slackware

3. Paste di folder /boot debian

4. Lakukan langkah-langkah mengembalikan grub dengan live-CD atau live-USB (silahkan bertanya pada google)

5. Jika grub telah kembali nongkrong di mbr maka langkah selanjutnya boot ke debian

6. Langkah selanjutnya tinggal memperkenalkan file image slackware agar dapat diakses pada saat boot

7. Buka terminal lalu login sebagai root (perintah su)

8. Pada terminal root ketikkan perintah update-grub

9. Akan terjadi proses pengenalan seluruh image kernel yang ada di folder /boot yang kemudian dimasukkan dalam daftar yang ada di file menu.lst

10. Setelah itu kita tinggal mengedit file menu.lst

Contoh file menu.lst hasil update :

title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.26-1-686
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.26-1-686 root=/dev/sda10 ro splash vga=791
initrd /boot/initrd.img-2.6.26-1-686

title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.26-1-686 (single-user mode)
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.26-1-686 root=/dev/sda10 ro single
initrd /boot/initrd.img-2.6.26-1-686

title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.29.6-smp
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp root=/dev/sda10 ro splash vga=791

title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.29.6-smp (single-user mode)
root (hd0,9)

kernel /boot/vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp root=/dev/sda10 ro single

yang perlu di edit adalah pada bagian title agar tidak mebingungkan dan pada bagian kernel

Contoh file menu.lst yang telah saya edit :

title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.26-1-686
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.26-1-686 root=/dev/sda10 ro splash vga=791
initrd /boot/initrd.img-2.6.26-1-686

title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.26-1-686 (single-user mode)
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.26-1-686 root=/dev/sda10 ro single
initrd /boot/initrd.img-2.6.26-1-686

title Slackware GNU/Linux, kernel 2.6.29.6-smp
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp root=/dev/sda8 ro splash vga=791

title Slackware GNU/Linux, kernel 2.6.29.6-smp (single-user mode)
root (hd0,9)
kernel /boot/vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp root=/dev/sda8 ro single

*tulisan yang tercetak tebal adalah bagian yang di edit

11. Langkah selanjutnya adalah tinggal melakukan reboot dan setelah itu tinggal menguji boot ke slackware dan debian

Jika tidak ada kesalahan baik internal maupun eksternal maka grub debian kembali menjadi mbr yang menghuni
mesin anda.

NB : Saya mohon maaf jika ada kesalahan di tulisan ini, maklumlah catatan seorang pemula. Jika ingin penjelasan yang lain, silahkan bertanya pada google. Ada banyak tulisan para senior yang lebih berbobot.

Iklan